Respons Cepat, Dandim 1609/Buleleng Tinjau Jembatan Putus di Desa Bongancina

Buleleng, Busungbiu – Komandan Kodim 1609/Buleleng, Letkol Inf Achmad Setyawan Syah S.Pd.S.I.p.meninjau langsung lokasi jembatan putus yang menghubungkan Desa Bongancina dengan Desa Dapdap Putih, Kecamatan Busungbiu, Kabupaten Buleleng, Jumat (16/01/2026). Jembatan yang terletak di Banjar Dinas Batu Kapal ini terputus akibat luapan air sungai setelah wilayah tersebut diguyur hujan dengan intensitas tinggi pada Kamis malam (15/1/2026). Pengecekan ini dilakukan untuk memastikan langkah darurat dan koordinasi percepatan perbaikan agar aktivitas masyarakat tidak terisolasi. Kronologi dan Dampak Kejadian. Berdasarkan laporan di lapangan, debit air sungai meningkat drastis pada pukul 18.35 WITA akibat cuaca ekstrem. Fondasi jembatan tidak mampu menahan derasnya arus sehingga menyebabkan struktur utama jembatan terputus total. Dampak dari kejadian ini meliputi akses terputus, kendaraan roda dua maupun roda empat sama sekali tidak dapat melintas, dan Hambatan Pendidikan Para siswa sekolah harus mencari jalan memutar melalui jalur utama yang jaraknya lebih jauh dan distribusi hasil pertanian dan mobilitas warga sehari-hari terhambat secara signifikan. Kehadiran Unsur Pimpinan, dalam peninjauan tersebut, Dandim 1609/Buleleng didampingi oleh sejumlah pihak terkait guna melakukan sinkronisasi data dan langkah penanganan, diantaranya Danramil 1609-07/Busungbiu, Kapten Wayan Nada, Kepala Desa Bongancina, Made Sarina, Babinsa dan Bhabinkamtibmas Desa Bongancina, Kelian Banjar Dinas Batu Kapal serta tokoh masyarakat setempat. Di sela-sela peninjauan, Letkol Inf Achmad Setyawan Syah menegaskan bahwa TNI akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah untuk segera mencari solusi jangka pendek. "Kami telah memerintahkan jajaran Koramil untuk memasang tanda peringatan di sekitar lokasi demi keamanan warga. Selain itu, kami segera berkoordinasi dengan instansi terkait agar proses perbaikan atau pembuatan jembatan darurat dapat segera dikaji, mengingat jembatan ini merupakan urat nadi aktivitas siswa sekolah dan warga," ujar Dandim. Saat ini, warga diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem susulan dan selalu mengikuti arahan dari petugas di lapangan. Kegiatan pengecekan berakhir dalam keadaan aman dan lancar. (Kodim 1609/BLL)